belajar bahasa inggris cepat tanpa grammar pertama kali di Indonesia

Kamis, 10 September 2009

Film Animasi Musikal - Meraih Mimpi

MEraih Mimpi- Inilah film animasi musikal pertama yang digarap keroyokan oleh ratusan pekerja seni komputer grafis terbaik Tanah Air. Hasilnya, sebuah film berjudul Meraih Mimpi yang bakal diputar serentak mulai tanggal 16 September 2009.

Sebagai sebuah film musikal, tak heran jika film garapan sutradara Phil Mitchel ini melibatkan sederet penyanyi yang namanya sudah cukup dikenal, yaitu Gita Gutawa, Patton ‘Idola Cilik’, dan Shanty. Selain, itu ada nama-nama lain seperti Surya Saputra, Cut Mini, Indra Bekti, Uli Hedinansyah, Ria Irawan, Jajang C Noer, dan Tike Priatnakusumah.

Uniknya, meski dikerjakan tenaga disain grafis Indonesia plus sejumlah bintang Tanah Air, film hasil kolaborasi Kalyana Shira Films dengan Infinite Frameworks (IFW), sebuah perusahaan studio animasi di Batam ini aslinya dibuat dalam bahasa Inggris Singapura. Karena itu film ini lebih dulu diputar di negeri jiran itu dengan judul Century Down sebelum kemudian disajikan pada masyarakat Indonesia.

“Untuk membuat sebuah film animasi memang tidak mudah karena biayanya sangat besar. Dan kita patut bersyukur ada lembaga dari Singapura yang bersedia memasok dana untuk film buatan anak bangsa ini,” kata Surya Saputra, pemeran tokoh Pairot di film Meraih Mimpi saat promo film itu di Studio XXI Plasa Tunjungan, Sabtu (5/9).

Karena itu pula, Surya Saputra mengaku sempat mengalami kesulitan saat dubbing tokoh di Meraih Mimpi yang memang dibuat bertutur bahasa Inggris Singapura. “Kesulitannya adalah film ini awalnya digarap dalam bahasa Singapura-Inggris. Jadi banyak gerakan bibirnya tidak bisa sama dengan ucapan bahasa Indonesia,” tuturnya.

Untung, sebelum dilakukan pengambilan suara, seluruh artis pengisi suara memperoleh vocal coach dan menjalani proses reading sehingga praktis satu bulan pengisian suara baru tuntas. “Kalau dalam pembuatan film biasa kita dituntut menampilkan karakter lewat suara dan gerakan tubuh, di film animasi ini kita harus total menguras kemampuan untuk menampilkan karakter tokoh lewat suara,” ungkap Surya.

Dikisahkan, seorang gadis bernama Dana (suaranya diisi Gita Gutawa), adalah anak perempuan yang terpaksa mengikuti tradisi patriarkis di kampungnya. Keluarga Dana juga harus menghadapai dominasi penguasa tuan tanah yang membebani mereka dan seluruh warga kampung dengan pajak tanah yang keterlaluan.

Padahal sebenarnya tuan tanah Pairot, berniat mengusir warga demi membangun perhotelan dan kasino. Perjalanan Dana jadi unik ketika ia sadar bahwa hanya dengan memenangkan kompetisi beasisiwa untuk melanjutkan sekolahnya ia dapat berjuang melawan ketidak adilan ini.

Ditemani dengan binatang-binatang hutan, Dana tidak hanya berhasil mendapatkan beasiswa, tetapi mereka juga menemukan rahasia tuan tanah akan identitas sebenarnya. Meraih Mimpi adalah kisah anak perempuan dan keluarganya yang mencintai binatang dan lingkungan. Keluarga ini juga tak berhenti berjuang untuk meraih mimpi mendapatkan hidup yang lebih baik.

sumber : http://www.surya.co.id/2009/09/06/meraih-mimpi-sulitnya-dubbing-film-animasi-musikal.html

0 komentar:

Posting Komentar